Dipermalukan Hacker, Beckham Lapor Polisi

Dipermalukan Hacker, Beckham Lapor Polisi

David Beckham dilaporkan sudah lapor polisi untuk mencegah hacker membocorkan lebih banyak lagi email pribadinya. Dalam email yang sudah beredar dan diduga kuat ditulis Beckam sendiri, terindikasi kalau dia sangat ngebet ingin mendapat gelar Sir dengan cara melakukan banyak aktivitas kemanusiaan.

Misalnya saat bertukar pesan email dengan manager PR-nya SImon Oliviera, Beckham menumpahkan kekesalan karena gagal mendapatkan gelar Sir pada tahun 2013 lalu. Ia megeluarkan sumpah serapah pada panitia yang memberikan penghargaan.

Dalam email, Beckham juga menilai penyanyi Katherina Jenkins tak pantas mendapatkan gelar OBE dari Kerajaan Inggris. Tersebut pula kalau Beckham enggan memberikan uang 1 juta poundsterling untuk acara Unicef dan dia minta tiket pesawat kelas bisnis dari lembaga PBB itu untuk menghadiri sebuah event.

Juru bicara Beckham lalu mengklaim email itu sudah diubah dan dibawa keluar konteks. Sedangkan pihak Unicef juga membela sang megabintang yang sudah menjadi duta mereka selama 15 tahun dan telah menolong ribuan anak.

Sumber terkait menyatakan Beckham hanyalah manusia biasa dan bisa saja khilaf. "David hanyalah orang normal dan dia sangat kecewa dianggap tidak layak mendapat gelar Sir," sebut sang sumber yang dikutip detikINET dari IB Times.

"Dia pria yang sangat bersemangat pada pekerjaannya dan terutama pada negaranya, Inggris Raya. Itu yang membuatnya terus terpacu," tambah dia.

Kabarnya, masih ada banyak email pribadi lagi dari Beckham yang mungkin saja dibocorkan hacker. Antara lain perbincangannya dengan Oliviera dan teman dekatnya, David Gardner, yang mungkin isinya lebih memalukan.

"David takut detail pribadinya akan diungkap, karena kadang dia bicara sangat terbuka soal hidupnya dengan teman-temannya itu. Mereka membicarakan soal apapun," tambah sang sumber.

Maka wajar jika Beckham lapor polisi untuk mencegah reputasinya semakin tercoreng. Selama ini, dia memang dikenal sebagai bintang yang rendah hati dan dermawan.

http://inet.detik.com/security/d-3414662/dipermalukan-hacker-beckham-lapor-polisi
Intel Patenkan Laptop Lengkung

Intel Patenkan Laptop Lengkung

Sebuah paten di bidang teknologi selalu menarik, meski tidak selalu terwujud dalam produk jadi. Setidaknya, kita bisa melihat inovasi apa yang disiapkan sebuah perusahaan teknologi, salah satunya seperti paten terbaru milik Intel ini.

Dikutip dari The Next Web, Senin (6/2/2017), Intel berencana membuat sebuah laptop hybrid 2 in 1 yang punya bentuk unik, yakni melengkung pada bagian layarnya. Dalam patennya, Intel menggambarkannya sebagai 'perangkat elektronik yang bisa dilepas-pasang dengan layar lengkung'.

Jika melihat dari sketsanya memang terlihat menarik. Desain layar yang melengkung dipasangkan dengan keyboard yang juga dibuat mengikuti bentuk layar. Namun tidak dijelaskan apa fungsi desain ini bagi pengguna.

Ketika tidak menggunakan keyboard, laptop ini bisa berfungsi sebagai tablet. Rasanya mungkin akan agak aneh menggunakan laptop dengan layar yang melengkung. Sayangnya, belum ada penjelasan lebih detail mengenai paten tersebut.

Yang jelas, mengingat ini adalah pertama kalinya Intel memasuki pasar perangkat 2 in 1, Intel sepertinya akan menggunakan prosesor generasinya teranyarnya untuk membedakannya dari perangkat hybrid yang sudah ada di pasaran.

Namun perlu diingat kalau yang namanya paten belum tentu akan direalisasikan menjadi produk yang sebenarnya. Jadi, kita nantikan saja. (rns/fyk)

http://inet.detik.com/consumer/d-3414680/intel-patenkan-laptop-lengkung
Gondol Email Memalukan Beckham, Hacker Minta Rp 16 Miliar

Gondol Email Memalukan Beckham, Hacker Minta Rp 16 Miliar

Para hacker yang belum teridentifikasi sukses membobol email pribadi David Beckham yang berisi informasi memalukan. Para hacker itu bahkan kabarnya sempat memeras sang megabintang sebesar 1 juta poundsterling atau di kisaran Rp 16,6 miliar.

Hacker tersebut membobol sistem komputer agen olahraga yang dijalankan Public Relation Beckham, Simon Oliviera. Menurut sumber terkait, para hacker itu meminta uang tebusan 1 juta poundsterling dan berjanji tidak akan membuka email tersebut. Jika permintaan dikabulkan, mereka akan menghapusnya.

Namun permintaan itu ditolak sehingga akhirnya, seluruh email yang dibobol pun dipajang di website Football Leaks. Antara lain menampilkan email Beckham yang mengindikasikan dia melakukan aksi kemanusiaan dengan pamrih mendapat gelar Ksatria dari Kerajaan Inggris.

"Para hacker itu mengatakan mereka memiliki semua informasi tersebut dan kalian harus membayar. Sederhana saja, itu adalah blackmail," sebut sebuah sumber yang dikutip detikINET dari Mirror, Senin (6/2/2017).

"Investigasinya sedang berjalan di balik layar. Hack tersebut sebenarnya tidak menargetkan Beckham sama sekali, namun ia ikut kena," tambah sumber tersebut.

Seperti diberitakan, email tersebut mengindikasikan Beckham sangat ngebet ingin mendapat gelar Sir David dan untuk itu, memanfaatkan aktivitas kemanusiaannya untuk mendapatkannya. Ketika usahanya menemui kegagalan, Beckham pun marah-marah.

Beckham sebagai duta Unicef dikatakan pernah meminta tiket kelas bisnis seharga puluhan juta rupiah untuk menghadiri sebuah event di Asia. Padahal sponsornya sudah menyediakan jet pribadi sehingga tiket itu terbuang percuma.

Kemudian saat diminta memberikan uang senilai USD 1 juta pada acara Unicef di Shanghai, ia juga tidak rela. "Aku tidak ingin menyerahkan uang pribadiku untuk ini. Uang itu milikku," sebut Beckham dalam email yang disertai sumpah serapahnya.

Beckham yang menerima gelar OBE dari kerajaan Inggris di 2003 kemudian mencak-mencak lagi karena gagal mendapatkan gelar Sir pada tahun 2013. Ia menyatakan panitia yang memberikan gelar tersebut memalukan.

http://inet.detik.com/security/d-3414569/gondol-email-memalukan-beckham-hacker-minta-rp-16-miliar